Tour Travel Haji Plus Umroh 2013 by Paket Tour Perjalanan Wisata.
Menerima Paket Tour Perjalanan Wisata dalam negeri dan luar negeri. Kami juga siap Melayani Paket Umroh Haji ONH Plus 2013.

Kami menerima pemesanan program Paket Tour Perjalanan untuk perorangan, keluarga, group dan perusahaan dengan biaya yang terbaik.

Masjidil Haram dari Masa ke Masa

Posted by Noer Rachman Hamidi

Saat ini, tak kurang dari 12 juta orang beribadah di Mekkah dan Madinah setiap tahunnya. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat hingga 17 juta jamaah jelang tahun 2025. Dari jamaah itu, Indonesia termasuk yang terbesar di dunia: tak kurang dari 2000 orang pergi umrah tiap bulannya, dan sekitar 200 ribu orang pergi haji tiap tahunnya.

Tahun 2013 ini, Raja Abdullah selaku Penjaga Dua Kota Suci (Khadimul Haramain) telah membuat Master Plan untuk memperluas kawasan Masjidil Haram sekitar 35 persen. Untuk itu, pihak kerajaan telah menganggarkan 40 miliar Riyal Saudi atau sekitar Rp 91 triliun. Dengan harapan, masjid ini mampu menampung lebih dari 2 juta jamaah haji.

Pemugaran Masjidil Haram sejatinya bukan sesuatu yang baru, karena dalam sejarahnya, Masjidil Haram beberapa kali direnovasi dan diperluas. Sebelum membahas renovasi Masjidil Haram tahun 2013, ada baiknya pembaca mengetahui bagaimana Masjidil Haram mengalami pemugaran dari satu generasi ke generasi.

Zaman para Anbiya

Ka'bah sebenarnya sudah ada sejak Nabi Adam as. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa akibat banjir besar di zaman nabi Nuh as., Ka'bahhancur. Hingga pada 1500 SM, Nabi Ibrahim as. dan Nabi Isma'il as. kembali membangun Ka'bah tepat di atas bangunan Ka'bah yang dibangun Nabi Adam as.

Konstruksi bangunannya saat itu diambil dari bebatuan di bukit Hira, Qubays dan tempat-tempat lainnya. Pembangunan tersebut tercatat selesai dengan panjang 30 sampai 31 hasta atau sekitar 13 meter, dan dengan lebar mencapai 20 hasta atau sekitar 9 meter.

Pada awalnya, Ka'bah ini berbentuk 4 persegi dengan 2 pintu tanpa atap sehingga banyak terjadi pencurian barang-barang berharga milik kabilah-kabilah setempat. Untuk itu, para pembesar suku Quraisy berinisiatif merenovasi Ka'bahagar lebih aman dari aksi-aksi pencurian.

Pada mulanya, pembesar kaum Quraisy tidak ada yang berani menghancurkan Ka'bah karena tempat tersebut sarat akan sejarah panjang para pendahulu-pendahulu mereka. Kemudian muncullah al-Walid bin Mughirah al-Makhzumy yang memberanikan untuk merenovasi Ka'bah menjadi lebih besar dan beratap.

Sebagaimana dikutip dari kisahmuslim.com, al-Walid dikisahkan mendaki ke atas Ka'bahdengan membawa palu seraya berkata, "Ya Allah, kami tidak menghendaki melainkan perbaikan." Lalu ia mulai menghancurkannya. Melihat hal itu, kaum Quraisy mengikuti jejaknya.
Di sela-sela proses pembangunan Kakbah, al-Walid melarang kaum Quraisy untuk menggunakan harta yang diharamkan Allah SWT. "Janganlah kalian memasukkan ke dalam rumah Rabb kalian melainkan harta terbaik kalian. Janganlah kalian memasukkan ke dalam pembangunannya harta dari hasil riba, judi, dan upah lacur. Sesungguhnya Allah tidak menerima kecuali yang baik," tutur al-Walid.

Meski berperan dalam pembongkaran Ka'bahuntuk pertama kalinya sejak pembangunan awal pada zaman nabi Ibrahim as. dan nabi Ismail as, al-Walid termasuk orang yang memiliki kesombongan atas kemuliaan suku serta asal muasal keturunannya dibandingkan suku lain.

Zaman Rasulullah

Pada zaman Rasulullah SAW, pernah terjadi banjir besar yang melanda sebagain besar wilayah Mekkah. Banjir tersebut telah menyebabkan sebagian Ka'bah menjadi rusak. Renovasi pun menjadi solusi yang terelakkan. Rasulullah sendiri menjadi salah satu peserta pembangunan Ka'bahpasca banjir yang melanda sebagian kota Mekkah.

Ketika pembangunan Ka'bah selesai, terjadi permasalahan yang mengakibatkan perselisihan antarsuku dan kabilah di sekitar Mekkah: siapa yang paling berhak menaruh hajar Aswad. Beberapa pendapat mengerucut dengan menjadikan Rasulullah yang dirasa berhak untuk mengangkat hajar Aswad dan mengembalikan ke tempatnya.

Namun dengan rendah hati, Rasulullah tidak melaksanakannya sendirian. Beliau menggunakan sehelai kain yang diangkat secara bersama-sama dari masing-masing perwakilan (baca: pembesar) kabilah. Perbuatan terpuji Rasulullah ini kemudian dipuji dan dianggap mampu menetralisir ketegangan antara kabilah-kabilah setempat.

Zaman Khulafaurrasyidin

Kemudian di bawah kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab (634-644), Masjidil Haram dipugar untuk pertama kalinya. 

Saat itu, Khalifah kedua setelah Abu Bakr as-Siddiq tersebut memerintahkan pembongkaran beberapa rumah yang mengelilingi Ka'bah untuk mengakomodasi meningkatnya jumlah penziarah dan membangun sebuah tembok setinggi 1,5 meter.

Pada zaman Usman bin 'Affan (644-656), ruang doa diperbesar dan ditutupi dengan atap pada kolom kayu dan lengkungan.

Zaman Umayyah dan Abbasiyah

Renovasi terbesar dilaksanakan pada tahun 692. Saat itu, Khalifah Abdul Malik bin Marwan menaklukkan Mekkah dengan bantuan Ibnu Zubair. Di tangan Ibnu Zubair, dinding luar masjid dipertinggi, langit-langitnya ditutupi dengan kayu jati, dan pusat kolom dicat dengan emas.

Selanjutnya, pada masa al-Walid (705-715), anak dari Khalifah Abdul Malik bin Marwan, kontribusi dalam renovasi serta perbaikan Masjidil Haram juga tidak bisa diremehkan. Kolom kayu Masjidil Haram diganti dengan bahan marmer serta mengubah lengkungan berbahan kayu jati dengan lengkungan dekorasi motif mosaik.

Proses modernisasi ini terus berjalan hingga pada zaman Khalifah Abbasiyah, Abu Ja'far Al-Mansur (754-775). Di masanya, Khalifah al-Masur memperbesar ukuran Masjidil Haram menjadi dua kali lipat untuk ukuran sayap utara dan barat, ruang doa, serta mendirikan menara Bab al-Umrah di sudut barat laut.

Dengan semakin banyaknya jamaah yang datang untuk melaksanakan ibadah haji serta ziarah ke Kakbah, pada zaman Khalifah al-Mahdi (775-785), Masjidil Haram kembali diperluas. Rumah-rumah di sekitar Masjidil Haram dihancurkan. Pagar masjid baru berpusat di Ka'bah, berukuran 196 X 142 meter.

Selain itu, al-Mahdi juga membangun tiga menara yang dimahkotai crenellations (semacam pagar berundak yang biasa terlihat pada benteng-benteng peninggalan sejarah) dan ditempatkan di atas Bab as-Salam, Bab Ali, dan Bab al-Wad

Dinasti Mamluk

Kejadian yang tidak diduga terjadi pada tahun 1399. Pada tahun tersebut, bagian utara Masjidil Haram terbakar.
Kebakaran tersebut mengakibatkan lebih dari seratus kolom marmer dan plafond dari Masjidil Haram rusak. Selain itu, banjir kembali melanda Mekkah, yang mengakibatkan bagian-bagian tertentu terkena dampaknya. 

Pada periode ini, Sultan Nasir bin Fara Barquq (1399-1405) melakukan renovasi pada Masjidil Haram dengan mengganti kolom marmer yang rusak dengan kolom batu yang digali dari pegunungan dekat kawasan Hijaz dan atap ditambal dengan kayu lokal dari pegunungan Thaif.

Era Turki Utsmani

Tidak kalah dengan pendahulunya, Daulah Turki Utsmani juga memiliki kontribusi dalam pembangunan
Masjidil Haram. Di antaranya yang dilakukan oleh Sultan Selim II (1566-1574) pada tahun 1571. Pada masa pemerintahannya, Sultan Selim II memerintahkan arsitek bernama Sinan untuk merenovasi masjid.

Dalam prosesnya, Sinan menggantikan atap datar dari ruang doa dengan kubah dihiasi dengan kaligrafi bersepuh emas di dalam. Kolom baru dibawa dari pegunungan Syam, kemudian ditempatkan di antara kolom tua untuk mendukung atap baru.

Pada Masa Sultan Murad IV

(1623-1640), hujan yang turun mengakibatkan kolom serta kaligrafi bersepuh emas menjadi rusak. Renovasi yang dilakukannya yaitu dengan arcade batu baru yang didukung pada kolom tipis, dengan medali berbentuk prasasti antara lengkungan. Ubin lantai di sekeliling Ka'bah diganti dengan ubin marmer berwarna biru dan membangun 7 menara yang mengelilingi Kakbah.

Raja Abdul Aziz

Setelah Sultan Selim merenovasi Masjidil Haram secara modern tahun 1570. Maka arsitektur inilah yang kemudian dipertahankan oleh kerajaan Arab Saudi hingga saat ini. Pada penyatuan Arab Saudi tahun 1932, negara ini didaulat menjadi Pelindung Tempat Suci. Raja Abdul Aziz adalah raja pertama yang menyandang gelar Penjaga Dua Masjid Suci, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Pada masa pemerintahan Raja Abdul Aziz, Masjidil Haram semakin banyak didatangi oleh jamaah haji dari berbagai penjuru dunia. Untuk menampung para jamaah, Masjidil Haram pun diperluas hingga dapat menampung kapasitas 48.000 jamaah.

Raja Fahd

Pada masa pemerintahan Raja Fahd tahun 1982, kapasitas Masjidil Haram diperluas hingga memuat 1 juta jamaah. Renovasi ketiga selesai pada tahun 2005 dengan tambahan beberapa menara. Pada renovasi ketiga ini, sebanyak 500 tiang marmer didirikan, 18 gerbang tambahan juga dibuat. Selain itu, berbagai perangkat modern, seperti pendingin udara, eskalator, dan sistem drainase juga ditambahkan.

Raja Abdullah bin Abdul-Aziz

Tahun demi tahun, jamaah haji semakin membludak. Pada masa kepemimpinan Raja Abdullah bin Abdul-Aziz, renovasi keempat dilakukan hingga tahun 2020. Rencananya, Masjidil Haram akan diperluas hingga 35 persen, dengan kapasitas luar masjid mampu menampung 800 ribu hingga 1.2 juta jamaah.

Mega proyek ini rencananya akan mengubah kawasan Masjidil Haram dari 356.000 meter persegi menjadi 812.000 meter persegi. Sehingga daya tampung masjid ini menjadi lebih banyak. Proyek perluasan ini juga mencakup pembangunan toilet-toilet baru dan jalur jalan untuk troli yang benar-benar terpisah dari jalur para pejalan kaki.

Perluasan ke arah Marwah (bekas Pasar Seng) ini termasuk terowongan pejalan kaki yang dilengkapi dengan eskalator dan semua fasilitas yang dibutuhkan untuk keamanan dan kenyamanan jamaah.

Pemerintah Arab Saudi juga membangun tempat parkir, dan memperluas lokasi sa'i antara Bukit Shafa dan Marwah menjadi tiga tingkat. Pembangunan intensif juga terjadi di Mina, Muzdalifah, dan Arafah, yang menjadi rangkaian tempat pelaksanaan ibadah haji. Tempat pelemparan jumrah ditata ulang demi keamanan jamaah. 

Jaringan transportasi subway juga akan dibangun mulai seputar Masjidil Haram hingga Arafah. Bagi jamaah yang ingin berbelanja, toko perbelanjaan akan ditata rapi sehingga memudahkan jamaah yang ingin pulang ke negaranya dengan membawa oleh-oleh dari Arab.

Para jamaah juga akan disuguhi gedung pencakar langit baru sebagai pusat perbelanjaan, apartemen, dan hotel-hotel baru. Tentu, pembangunan Ini akan menggusur seluruh bangunan yang ada di sekitar Masjidil Haram.
SelengkapnyaMasjidil Haram dari Masa ke Masa

Haji Umrah 2014, 2015, 2016, 2017

Posted by Noer Rachman Hamidi

"Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah kalian karena Allah….".(Al-Baqarah: 196)

Perintah ibadah haji berbeda dengan perintah ibadah yang lain. "Sempurnakanlah!" Tidak sekedar perintah untuk menjalankan, tapi perintah untuk menyempurnakan. Sempurna pada seluruh manasiknya. Karenanya, haji merupakan ibadah yang komprehensif (mancakup ibadah harta dan fisik sekaligus) yang memiliki nilai dan keistimewaan tersendiri dibanding dengan ibadah mahdhah lainnya.

Keistimewaan ini paling tidak dilihat dari segi waktu dan tempat pelaksanaan yang tertentu, serta beberapa larangan tertentu sepanjang proses ibadah haji. Waktu pelaksanaanya adalah di bulan Dzulhijjah, tempatnya adalah di Mekkah dan beberapa larangan Allah sebutkan dalam surah al-Baqarah ayat 197:

"(Musim pelaksanaan) haji adalah pada bulan-bulan yang dimaklumi. Siapa yang menetapkan niatnya pada bulan itu untuk melaksanakan haji, maka tidak boleh rafats (berkata-kata yang berkonotasi seks), tidak berbuat fasiq dan berbantah-bantahan selama melaksanakan haji".

Perintah menyempurnakan ibadah haji memberi isyarat beratnya pelaksanaan manasik haji. Sehingga, secara mafhum mukhalafah, banyak yang belum atau tidak menyempurnakan seluruh manasik haji. Baru pada tahap melaksanakan atau menggugurkan kewajiban (bara'at adz-dzimmah). 

Karenanya, balasan surga bagi orang yang menjalankan ibadah haji adalah bagi yang berhasil menyempurnakannya, sehingga ia layak menyandang 'gelar' mabrur. Dalam hadisnya, Rasulullah SAW bersabda, "Haji yang mabrur tiada balasan lain melainkan surga." (HR Bukhari).
SelengkapnyaHaji Umrah 2014, 2015, 2016, 2017

Haji sebagai Syi`ar

Posted by Noer Rachman Hamidi

Ibadah haji dikategorikan sebagai ibadah syi`ariyyah `aliyah, ibadah yang bernilai syi'ar tertinggi, bahkan paling luas dan besar cakupan syi'arnya. Secara bahasa, syi'ar berarti sesuatu atau tempat yang diyakini memiliki kepentingan atau nilai yang luhur. Secara syariat, syi'ar-syi'ar Allah berarti seluruh perintah dan larangan-larangan-Nya.

Dalam konteks ibadah haji, menurut pengarang tafsir al-Manar, seluruh manasik dan praktik haji merupakan syi'ar-syi'ar Allah karena pelaksanaannya menjadi tanda ketundukkan seorang hamba kepada-Nya. Ini juga berarti kata syi'ar tidak ditujukan kecuali untuk amal-amal yang disyariatkan saja. Ahli bahasa, az-Zajjaj menjelaskan bahwa syi'ar-syi'ar Allah adalah seluruh bentuk ibadah yang disyariatkan-Nya. Dengan kata lain, syi'ar-syi'ar Allah adalah seluruh ajaran agama-Nya.

Berdasarkan urutannya dalam mushaf, terdapat empat ayat Al-Qur'an yang berbicara tentang syi'ar-syi'ar Allah, yaitu surah al-Baqarah: 158, al-Ma'idah: 2, dan al-Hajj: 32 dan 36. Menariknya, kata syi'ar pada keempat ayat tersebut seluruhnya menggunakan bentuk jamak sya'a'ir. Sedangkan ayat yang paling banyak mendapat perhatian para mufasir dari keempat ayat tersebut adalah surah Al-Hajj ayat 32 yang menjadi acuan tema pada tulisan ini, "Siapa yang mengagungkan syi'ar-syi'ar Allah, maka itulah pertanda ketaqwaan hati."

Menurut Sayyid Quthb, taqwa itulah yang menjadi tujuan sebenarnya yang diharapkan akan tercapai dari seluruh pelaksanaan manasik haji dan syi'ar-syi'ar Allah yang lainnya. Karenanya, ayat ini menjadi dalil yang sharih (jelas) tentang hubungan yang erat antara sikap dan perbuatan mengagungkan syi'ar-syi'ar Allah dengan taqwa sebagai target dari seluruh pelaksanaan ibadah kepada-Nya.

Sikap mengagungkan syi'ar-syi'ar Allah, menurut Ibnul Qayyim dalam kitabnya, Madarijus Salikin, merupakan keharusan bagi orang yang mengakui keagungan Allah SWT. Kerena mengagungkan Allah yang disertai dengan mengagungkan syi'ar-syi'ar-Nya merupakan salah satu tahapan implementasi ayat ke-5 surah al-Fatihah, "Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan." Oleh sebab itu al-Qur'an mengecam orang-orang yang tidak mengagungkan Allah dan syi'ar-syi'ar-Nya, "Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran Allah?!" (Nuh: 13).

Ayat 32 surah al-Hajj menjadi penting artinya karena kuatnya hubungan dan pertalian hati dengan Allah merupakan kekayaan orang yang bertaqwa dan modal ahli ibadah. Haji merupakan salah satu dari media pembelajaran ketaqwaan dan 'madrasah' ibadah yang paling penting. Haji membuat hubungan hamba dengan Allah menjadi kuat dan jiwa menjadi terlatih, sehingga manusia akan mengalami peningkatan spritualitas yang baik.
SelengkapnyaHaji sebagai Syi`ar

Hikmah Manasik Haji

Posted by Noer Rachman Hamidi


Perintah menyempurnakan ibadah haji juga akan mampu meningkatkan nilai spiritual, moral, dan sosial. Pada aspek spiritual, terjadi peningkatan yang signifikan dalam kualitas dan kuantitas ibadah kepada Allah. Kaki begitu ringan melangkah meski di tengah terik dan kepenatan fisik untuk memperbanyak ibadah di Masjidil Haram dan lainnya. Bibir senantiasa basah dengan dzikir-dzikir kalimah thayyibah. Suasana spiritual sedemikian sangat dirasakan oleh setiap jamaah haji dengan disertai linangan air mata kebahagiaan karena mampu bersimpuh di depan Ka'bah, rumah Allah.

Peningkatan nilai moral tampak pada kemampuan mengendalikan diri dalam bertutur kata dan bersikap. Setiap jamaah haji dituntut mengamalkan firman Allah SWT, "Siapa yang menetapkan niatnya pada bulan itu untuk melaksanakan haji, maka tidak boleh rafats (berkata-kata yang berkonotasi porno), tidak berbuat fasiq dan berbantah-bantahan selama melaksanakan haji." (al-Baqarah: 197). 
Belum lagi motivasi Rasulullah SAW dalam hadisnya, "Siapa yang melaksanakan ibadah haji, lalu ia tidak berbuat rafats dan fasiq, maka ia akan pulang selayaknya bayi yang baru lahir."

Nilai sosial terletak pada ta'aruf (perkenalan) dengan umat Muslin dari seluruh penjuru dunia. Perkenalan secara fisik, bahasa, sikap, tabiat, dan budaya yang akan membawa kepada memahami keagungan Allah dalam perbedaan makhluk ciptaan-Nya, "Dan di antara tanda-tanda kekuasaan (Allah) adalah penciptaan langit dan bumi dan perbedaan lisan (bahasa) dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi orang yang mengetahui." (Ar-Rum: 22).

Selain nilai diatas, praktik ibadah haji di tempat-tempat yang ditentukan di tanah haram Mekkah juga banyak memberi hikmah yang patut direnungkan selama pelaksanaan haji dan sesudahnya. Thawaf mengelilingi Ka'bah, mabit dan melontar jumrah di Mina, sa'i antara bukit Shafa dan Marwah, wuquf di Arafah, dan minum air Zamzam merupakan bagian dari pelaksanaan ibadah haji yang paling memberi kesan yang mendalam bagi jamaah haji.

Thawaf mengelilingi Ka'bah merupakan kegiatan yang paling mengingatkan kita akan keagungan Allah. Manusia begitu kecil di hadapan-Nya. Hampir semua jamaah haji akan meneteskan air mata saat melihat keagungan Baitullah. Thawaf ini juga mengingatkan kita bahwa seluruh aktivitas yang kita lakukan hendaknya bermuara dan kembali kepada Allah SWT. Hanya Allah satu-satunya tujuan dalam keseluruhan hidup kita.

Mina merupakan tempat yang, selain paling banyak kegiatannya, juga paling lama disinggahi oleh jamaah haji. Ada kegiatan mabit, melontar jumrah, menyembelih hewan, hingga bertahallul. Mina secara bahasa berarti cita-cita. Diharapkan sekian lama kita berada di Mina, maka akan semakin banyak waktu kita untuk mencanangkan, merencanakan dan memperkuat cita-cita kita dalam bekerja dan mengabdi kepada Allah. Di tempat ini kita banyak bertasbih dan berdzikir kepada Allah. Betapa cita-cita ini harus dilandasi dengan iman kepada-Nya.

Arafah secara bahasa berarti mengenal dan perkenalan. Di padang yang luas membentang ini, secara serempak seluruh jamaah haji berkumpul wuquf, bersimpuh memohon kepada Allah. Dimulai sejak dzuhur hingga terbenam matahari, jamaah haji diharapkan lebih mengenal diri sendiri, memohon ampun atas segala kesalahan, mengenal keluarga, teman dan masyarakat, dan mendoakan kebaikan mereka semua. Sejauh mana kedekatan kita dengan al-Khaliq? Itulah pertanyaan yang banyak berkecamuk di dalam fikiran sepanjang wuquf di Arafah. Konon, di sinilah bertemunya Nabi Adam AS dan istrinya, Siti Hawa. Mereka mengakui kekhilafan yang pernah dilakukan seraya bermunajat kepada Allah, "Ya Allah, Tuhan kami, sesungguhnya kami telah menzalimi diri kami. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan menyayangi kami, maka kami termasuk orang-orang yang merugi."

Sa'i berarti usaha. Segala cita-cita yang telah kita canangkan dan mohonkan ridha-Nya dari Allah tetap harus disertai dengan usaha yang keras, seperti saat Siti Hajar berlari-lari mencari air antara bukit Shafa dan Marwah. Di sini kesungguhan dan usaha kita diuji oleh Allah. Tujuh kali berputar antara Shofa dan Marwah merupakan simbol dari usaha yang gigih untuk meraih cita-cita.
Terakhir, air Zamzam telah disediakan sebagai minuman untuk melepas dahaga dan kepenatan sambil memohon keberkahannya. Rasulullah SAW bersabda, "Air Zamzam itu tergantung dari niat orang yang meminumnya." (HR Bukhari). Zamzam bisa menjadi obat dari berbagai penyakit. Ia bisa menjadi pelepas kesusahan dan segala keinginan yang kita harapkan dari Allah.

Demikian makna perintah yang berbeda dari pelaksanaan ibadah haji: sempurnakanlah! Perintah tersebut mengandung beragam nilai, hikmah dan semangat menyempurnakan seluruh manasik haji tanpa terkecuali, sebagai implementasi dari mengagungkan syi'ar-syi'ar Allah SWT yang terkandung dalam ibadah haji yang agung.

SelengkapnyaHikmah Manasik Haji

Paket Tour Wisata Halal ke Mancanegara

Posted by Noer Rachman Hamidi

Paket Tour Wisata Halal ke Mancanegara

Paket Tour Wisata Halal ke Mancanegara
Paket Tour Wisata Halal ke Mancanegara dalam Islam ada ketentuan yang harus dipatuhi dalam hal makanan dan minuman. Hampir semua yang yang telah diciptakan Allah yang dapat dikonsumsi adalah halal dan hanya beberapa yang diharamkan. Kriteria makanan halal dan minuman halal adalah halal secara zatnya, halal cara memprosesnya, halal cara penyembelihannya, minuman yang tidak diharamkan, dan halal cara memperolehnya.

Nah, bisa dibayangkan apabila kita berpergian atau berwisata ke Negara yang mayoritas penduduknya adalah non-muslim. Pasti sulitkan untuk mendapat makanan halal. Oleh karena hal tersebut, kini Travel Muslim telah menyediakan tour wisata halal ke mancanegara.

Dalam tour wisata halal ke mancanegara, makanan dan minuman yang disediakan selama perjalanan dan restoran yang dikunjungi adalah halal. Anda tidak perlu cemas mencari-cari lagi restoran ataupun oleh-oleh yang halal, karena kami telah menyediakannya dalam tour wisata halal ke mancanegara. Jangan sampai hanya karena kita ingin berwisata di Negara lain, kita abaikan makanan dan minuman yang kita konsumsi.

Bagaimana? Anda tertarik? Mari berwisata sambil tetap menjaga makanan dan minuman yang kita konsumsi dalam tour wisata halal ke mancanegara. Segera hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Paket Tour Wisata Halal ke Mancanegara. Pastikan perjalanan anda dalam berwisata menjadi perjalanan yang nyaman dan menyenangkan serta berkah. Amien…

Bagi anda yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut mengenai Negara-negara mana saja yang termasuk dalam Paket Tour Wisata Halal ke Mancanegara ini, silahkan hubungi kami.

[Paket Tour Perjalanan Wisata dot com]
Jadwal sewaktu-waktu dapat berubah dan informasi lengkap silahkan menghubungi kami:
Noer Rachman Hamidi (nrachmanbiz@gmail.com)
PH 021-85597373
FX 021-87715737
HP 021-99955655

Program Paket Tour Perjalanan Wisata lainnya:
paket wisata aussie, paket tour alaska, paket tour hongkong shezhen macau,
paket umroh plus turki, paket umroh plus dubai, paket umroh plus mesir, paket tour ziarah nabi, paket tour jepang, paket umroh, paket tour korea, paket umroh plus eropa, Paket Tour Hongkong, paket tour dubai, paket tour tahun baru, paket tour australia, paket umroh plus maroko, paket tour singapore, paket tour malaysia, paket tour thailand, paket umroh plus eropa barat, paket tour india, paket tour amerika, paket tour alaska

SelengkapnyaPaket Tour Wisata Halal ke Mancanegara

Paket Tour Wisata Muslim Thailand

Posted by Noer Rachman Hamidi

Paket Tour Wisata Muslim Thailand

Paket Tour Wisata Muslim Thailand

Berikut adalah rencana Paket Tour Wisata Muslim Thailand ini :

Day 1: BANGKOK
Rombongan berkumpul di bandara Soekarno Hatta, selanjutnya terbang ke Bangkok.  Sesampainya di Bangkok, rombongan akan dijemput dan diantar ke hotel untuk check-in.

Day 2: BANGKOK – PATTAYA ( makan pagi , makan siang , makan malam)
Destinasi Wisata Tour Thailand | Info Asdianawaty 081314851327
estinasi Wisata Thailand

Pattaya Beach
Setelah makan pagi, rombongan akan diajak untuk mengunjungi Chao Phraya River, Wat Arun, Reclining Buddha , Honey Bee Shop ,Makan Siang kemudian menuju  Pattaya mengunjungi : Pasar terapung , Toko Perhiasan, Hard Rock , Makan malam , bermalam di Pattaya

Day 3: PATTAYA – BANGKOK ( makan pagi , makan siang , makan malam)
Pertunjukan Gajah - Wisata Pattaya Thailand | Info Asdianawaty 081314851327
Pertunjukan Gajah dan Pentas Seni

Setelah makan pagi, rombongan akan diajak untuk mengunjungi Nong Nooch Village, melihat pertunjukan Gajah dan Pentas Seni Budaya, Makan siang di Nong Nooch Village . dan Honey Farm. Setelah itu melanjutkan perjalanan kembali ke Bangkok sambil mengunjungi Dried Food Market dan MBK Mall untuk berbelanja dan Makan malam, Menuju Hotel untuk Check-in dan bermalam di Bangkok.

Day 4 : BANGKOK  ( makan pagi , makan siang, makan malam )
Paket Tour Wisata Muslim Thailand | Info Asdianawaty 081314851327

Setelah makan pagi, rombongan akan diajak mengunjungi Four Face Buddha , Acara bebas berbelanja di Central World, Makan Siang dan Makan Malam di Restaurat lokal, bermalam di Bangkok

Day 5: BANGKOK ( makan pagi  )
Setelah makan pagi, rombongan akan dijemput untuk menuju Airport. Untuk kembali ke Jakarta atau melanjutkan perjalanan ke kota lain.


Harga Mulai Dari : USD  184

Harga Termasuk :  

    3 malam di Bangkok ( Dynasty)
    1 malam di Pattaya ( Century )
    Makan sesuai jadwal paket  


Tidak termasuk

    Tiket Pesawat
    Menu tambahan
    Tour tambahan
    Tips Guide USD 5/org/hari


Kami juga memiliki Paket Tour Wisata Muslim Thailand 4 hari 3 malam Harga mulai : USD 157/orang.


[Paket Tour Perjalanan Wisata dot com]
Jadwal sewaktu-waktu dapat berubah dan informasi lengkap silahkan menghubungi kami:
Noer Rachman Hamidi (nrachmanbiz@gmail.com)
PH 021-85597373
FX 021-87715737
HP 021-99955655

Program Paket Tour Perjalanan Wisata lainnya:
paket wisata aussie, paket tour alaska, paket tour hongkong shezhen macau,
paket umroh plus turki, paket umroh plus dubai, paket umroh plus mesir, paket tour ziarah nabi, paket tour jepang, paket umroh, paket tour korea, paket umroh plus eropa, Paket Tour Hongkong, paket tour dubai, paket tour tahun baru, paket tour australia, paket umroh plus maroko, paket tour singapore, paket tour malaysia, paket tour thailand, paket umroh plus eropa barat, paket tour india, paket tour amerika, paket tour alaska

SelengkapnyaPaket Tour Wisata Muslim Thailand

Paket Tour ke India

Posted by Noer Rachman Hamidi

Paket Tour ke India
Paket Tour ke India
Jadwal Paket Tour ke India

Hari 1 : Jakarta - New Delhi
Semua peserta berkumpul di Bandara Internasional Soekarno Hatta 2 jam sebelum kepergian kita ke New Delhi, India.

Hari 2 : New Delhi - Jaipur
Dihari kedua paket tour ke India ini kita langsung memulai perjalanan kita dalam Paket Tour ke India. Tujuan pertama kita akan ke Jaipur. Jaipur dikenal juga dengan sebutan "Pink City" karena sebagian besar dari bangunan di Jaipur dibangun menggunakan batu bata berwarna merah muda. Pada waktu malam hari, kita akan melihat pertunjukan seni buharia ( Culture Dance ) disebuah desa. Kemeriahan culture dance ini akan membawa kita pada sensasi hidup di India. Selain itu kita juga akan berkesempatan untuk berfoto dengan mengenakan Kostum pakaian India. Adan suka diramal? Jangan lupa, coba ramal khas india.

Hari 3 : Jaipur
Masih berada di Jaipur, tentunya akan semakin banyak tempat yang kitaa kunjungi. Kita akan berjalan dan mengunjungi benteng Amber, yang terletak di Puncak Amber. Pastikan baterai kamera anda terisi penuh karena kita akan berfoto ria di Hawa Mahal yang spektakuler. Setelah dari Hawa Mhal, kita akan ke City Palace (tempat Tinggal para raja) yang mana bangunannya memiliki arsitektur khas India. Seru kan?... Selanjutnya kita mengunjungi Jantar Mantar , Obsevatori yang terbuat dari batu di abad ke 18. Jika kita mempunyai waktu lebih, kita dapat mengunjungi Pabrik /industri karpet dan textile.

Hari 4 : Jaipur - Agra
Agra merupakan tujuan wisata terpopuler di India. Mengapa? Karena bagi kebanyakan orang, kota ini dianggap sebagai kota romantis dan kota cinta. Mengapa? Karena di sinilah terletak bangunan Taj Mahal. Tentu saja kita akan berkeliling di Taj Mahal yang merupakan salah satu keajaiban Dunia yang memuaku. Setelah puas berfoto dan menelisik Taj Mahal, kita menuju Benteng Agra yang dibangun pada zaman Kebesaran Mughal, pada tahun 1569, terletak ditepi sungai Yamuna. Di penghujung hari, kita akan mengunjungi pabrik marmer.
taj maha

Hari 5 : Agra - Delhi – Kalka
hari kelima Paket Tour ke India. Melintasi India gate, yang merupakan Gerbang Memorial Prajurit India pada Perang Dunia I akan membawa emosi tersendiri bagi anda seakan-akan kita sedang berada pada jaman perang dunia I.Selepas mengunjungi India Gate, kita menuju Rashtrapati Bhawan yang menjadi kediaman Raja Muda. Jangan lewatkan untuk berfoto di Gedung Parlemen dan Qutab Minar yang akan kita kunjungi. Melanjutkan perjalanan ke Kalka dengan menggunakan kereta.

Hari 6 : Kalka – Shimla
Setibanya di Kalka, kita melanjutkan perjalanan menuju Shimla. Saat di Shimla anda akan diajak berjalan kaki menuju Jalan utama Mall Road. Apabila anda penggemar kuliner, ini saatnya anda mulai menikmati jajanan Kuliner yang sangat menggoda selera.

Hari 7 : Shimla - Kufri – Shimla
Masih dalam paket tour ke India, kita akan berjalan menuju Kufri dan melakukan tour di Ski resort ( saat musim dingin) atau Pony Horse Riding (saat musim Panas). Selepas itu kita mengunjungi kebun binatang Himalayan dan segera kembali ke Shimla

Hari 8 : Shimla - New Delhi
Tidak terasa sudah hari terakhir, kita setelah sarapan akan Check out dan langsung menuju New Delhi untuk kembali pulang ke tanah air Indonesia.

Hari 9 : Jakarta
Tiba di Jakarta. Semoga paket tour ke India menjadi perjalanan yang menyenangkan.

Menarik bukan? Oleh karena itu, segera hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Paket tour ke India. Pastikan perjalanan anda dalam Paket Tour ke India menjadi perjalanan yang nyaman dan menyenangkan.


[Paket Tour Perjalanan Wisata dot com]
Jadwal sewaktu-waktu dapat berubah dan informasi lengkap silahkan menghubungi kami:
Noer Rachman Hamidi (nrachmanbiz@gmail.com)
PH 021-85597373
FX 021-87715737
HP 021-99955655

Program Paket Tour Perjalanan Wisata lainnya:
paket wisata aussie, paket tour alaska, paket tour hongkong shezhen macau,
paket umroh plus turki, paket umroh plus dubai, paket umroh plus mesir, paket tour ziarah nabi, paket tour jepang, paket umroh, paket tour korea, paket umroh plus eropa, Paket Tour Hongkong, paket tour dubai, paket tour tahun baru, paket tour australia, paket umroh plus maroko, paket tour singapore, paket tour malaysia, paket tour thailand, paket umroh plus eropa barat, paket tour india, paket tour amerika, paket tour alaska

SelengkapnyaPaket Tour ke India